Skip to main content

follow us

Belakangan ini banyak orang yang mulai ramai mencari tahu bagaimana cara ternak Lovebird untuk pemula. Tidak heran, sebab salah satu jenis burung tersebut kini tengah ngetren, bukan hanya karena kicaunya yang indah, namun Lovebird juga memiliki nilai jual yang tinggi. Hal inilah yang kemudian menarik minat masyarakat untuk mulai mempelajari bagaimana cara ternak Lovebird. Bagi Anda yang sudah berpengalaman tentu tidak kesulitan untuk memulai ternak Lovebird, akan tetapi bagi awam pastilah merasa kesulitan.

Bahkan untuk Membedakan Burung Lovebird Jantan dan Betina saja masih banyak yang belum bisa. Setiap memulai usaha, termasuk dalam usaha ternak Lovebird ini memang dibutuhkan pengetahuan agar saat melakukan penangkaran tidak terjadi kesalahan yang berarti. Nah, untuk lebih jelasnya berikut akan kami berikan ulasan mengenai cara ternak Lovebird untuk pemula.

Siapkan Kandang Lovebird 

Kandang menjadi hal pertama yang harus Anda siapkan. Sangkar atau kandang untuk Lovebird ini biasanya berbentuk persegi dan berbahan dasar besi. Tidak perlu bingung, untuk sangkar Lovebird ini bisa dengan mudah anda temukan di toko – toko pakan burung. Mengingat harga Lovebird terbilang mahal, maka harga sangkarnya pun juga demikian. Untuk satu sangkar Lovebird Anda harus mengeluarkan sekitar Rp. 150.000,-. Siapkan juga glodok atau tempat Lovebird bertelur.

Penting untuk diketahui bahwa dalam usaha penangkaran Lovebird, Anda wajib menyediakan glodok tersebut, hal ini dikarenakan habitat asli dari Lovebird yang bertelur di lubang – lubang kayu.

Siapkan Sepasang Lovebird 

Karena tujuannya adalah ternak Lovebird, maka sudah pasti anda berharap nantinya jumlah Lovebird yang dimiliki bisa semakin bertambah setiap harinya. Untuk itulah Anda harus menyiapkan minimal sepasang Lovebird. Jangan sampai anda salah membeli Lovebird. Jika Anda memasangkan Lovebird betina – betina dan sekalipun Lovebird tersebut bertelur, maka sampai kapanpun telur – telur tersebut tidak akan menetas. Sama halnya jika Anda memasangkan Lovebird jantan – jantan, maka sampai kapanpun Lovebird tersebut tidak akan bertelur sama sekali.

Menjodohkan Lovebird 


Cara menjodohkan Lovebird ini cukup sederhana, pertama anda harus mendekatkan sepasang Lovebird satu sama lain agar kedua burung tersebut saling mengenal lalu berjodoh. Perlu diperhatikan untuk tidak langsung mengumpulkan sepasang Lovebird pada satu kandang atau sangkar karena memungkinkan keduanya akan bertengkar. Dimana ketika bertengkar dikhawatirkan akan membuat kaki Lovebird terluka atau patah. Cara lain yang bisa Anda coba untuk menjodohkan Lovebird adalah dengan sering – sering menjemur keduanya dengan posisi saling berdekatan. Tujuannya adalah agar keduanya bisa semakin dekat.

Proses Bertelur dan Mengerami 


Lovebird yang sudah dikawinkan akan bertelur di glodok yang sebelumnya sudah anda siapkanm. Agar lebih menyerupai habitat asli Lovebird, sebaiknya anda melengkapi glodok dengan menambahkan serutan kayu yang sudah kering, tambahkan juga rumput atau daun cemara kering. Lovebird ini umumnya akan bertelur sebanyak 4 – 5 butir. Apabila kurang dari jumlah tersebut, maka bisa dibilang Lovebird tersebut tidak memiliki produksi yang baik. Namun bisa juga karena Lovebird masih beradaptasi, sehingga prosesnya akan bertahap. Saat proses mengerami telur, pastikan Anda tidak mengganggu proses tersebut dengan sering melihat atau mengeceknya. Sebab hal ini akan membuat Lovebird stress dan tidak fokus dalam mengerami telurnya.

Makanan Anakan Lovebird 


Tips sukses ternak Lovebird bisa dimaksimalkan dengan cara memberikan makanan anakan Lovebird secara tepat. Berikan jagung muda atau por fancy yang berwarna hijau, bisa juga dengan memberikan por ayam pedaging. Hal ini dimaksudkan agar piyik dari Lovebird bisa tumbuh dengan bongsor dan tidak mudah mati. Namun jangan lupa memberikan pakan dalam bentuk biji – bijian ya, sebab biji – bijian adalah makanan utama untuk Lovebird.

Sapih Anakan Lovebird 


Cara ternak Lovebird untuk pemula yang harus diperhatikan selanjutnya adalah tahap menyapih anakan Lovebird. Anda bisa menyapih Lovebird saat Lovebird berumus 2 – 3 minggu. Pada usia tersebut anakan Lovebird belum mandiri, jadi Anda harus rajin melolohkan makanan. Sebab jika Anda ingin indukan Lovebird cepat bertelur lagi, maka Anda harus menyapih anakan Lovebird sedini mungkin. Usai anakan keluar dari sangkar, yakni biasanya pada umur 1,5 bulan, maka anakan sudah harus dipisah dengan indukan Lovebird. Bersihkan sangkar dan glodok, dan lebih baik Anda mengganti bahan sarang dengan yang baru. Selanjutnya mandikan indukan Lovebird sampai bersih, siapkan Lovebird untuk berkembang biak lagi.

Demikian tadi beberapa cara ternak Lovebird untuk pemula, perhatikan inti dari setiap poin yang ada agar usaha ternak Lovebird yang Anda coba bisa menghasilkan anakan yang berkualitas. Ketika memutuskan untuk usaha ternak Lovebird, pastikan Anda juga siap untuk disibukkan dengan segala hal yang berhubungan dengan Lovebird, termasuk memperkaya pengetahuan Anda tentang bagaimana cara ternak Lovebird yang baik. Semoga informasi di atas bermanfaat ya.

Artikel Pilihan Editor:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar