Skip to main content

follow us

Burung Cinta atau Lovebird kini tengah ramai diminati banyak kalangan. Ada yang sekedar menjadikannya sebagai bunyi – bunyian di rumah atau kantor, bahkan ada juga yang sengaja menjadikan Lovebird sebagai usaha ternak. Nilai jual yang tinggi dari Lovebird ini menjadi salah satu sebab kenapa Lovebird diburu banyak orang. Selain itu pesona Lovebird tidak hanya muncul dari kicaunya yang indah, melainkan pada warna bulu yang menyegarkan mata. Hal ini pulalah yang membuat orang berbondong – bondong mencari informasi tentang cara menjodohkan atau mengawinkan Lovebird.

Tidak hanya peternak pemula yang kesulitan dalam menjodohkan atau mengawinkan Lovebird, sebab masih ada pula peternak senior yang kadang masih bingung dengan cara menjodohkan atau mengawinkan Lovebird tersebut. Wajar memang, karena tiap Lovebird memiliki karakter yang berbeda satu sama lain, jadi Anda juga dituntut untuk mengetahui banyak trik yang bisa memudahkan proses perjodohan Lovebird.

Ciri – Ciri Lovebird Jantan dan Betina 

Sebelum mengetahui cara menjodohkan atau mengawinkan Lovebird, ada baiknya Anda mengetahui lebih dulu tentang cara paling akurat membedakan burung lovebird jantan dan betina. Hal ini untuk menghindari kesalahan dalam memasangkan atau menjodohkan Lovebird. Kedengarannya memang sepele, tapi inilah kesalahan yang paling sering dilakukan oleh para peternak Lovebird.

Pertama, Anda bisa melihat dari ujung ekor Lovebird. Apabila ujung ekor cenderung lancip, maka bisa disimpulkan bahwa Lovebird tersebut berkelamin jantan. Untuk Lovebird betina memiliki ekor yang lebih mengembang atau lebih tumpul dan lebar. Meski tidak bisa dijadikan patokan, namun cara ini merupakan cara yang efektif untuk menentukan jenis kelamin Lovebird.

Kedua, perhatikan bagian sayapnya. Pada Lovebird jantan, ujung ekor berada pada posisi menyilang. Lalu pada Lovebird betina sayapnya cenderung tidak menyilang atau malah terbuka. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan melihat warna bulu Lovebird. Untuk Lovebird jantan biasanya mempunyai warna bulu yang lebih terang dibandingkan dengan Lovebird betina.

Cara Menjodohkan atau Mengawinkan Lovebird 

Hal pertama yang harus Anda lakukan saat memulai cara menjodohkan atau mengawinkan Lovebird adalah dengan menyiapkan kandang atau sangkar Lovebird lengkap dengan glodoknya. Glodok adalah tempat bertelur Lovebird. Apabila pasangan Lovebird yang mau dijodohkan baru pertama kali menjalani perjodohan, sebaiknya Anda tidak meletakkannya pada satu sangkar. Hal ini untuk menghindari adanya pertengkaran di antara kedua Lovebird tersebut. Jika Lovebird tersebut bertengkar, biasanya mereka akan saling menyerang kaki satu sama lain. Dari sinilah dikhawatirkan akan mengalami luka atau patah kaki.

Untuk Lovebird yang baru pertama kali menjalani perjodohan, Anda bisa menempatkannya di sangkar yang berbeda. Letakkan sangkar pada posisi berdekatan. Ini bertujuan supaya Lovebird bisa saling mengenal. Apabila sudah menunjukkan tanda – tanda positif, Anda bisa menempatkan keduanya pada sangkar yang sama. Sedangkan untuk Lovebird yang sudah ‘berpengalaman’ atau Lovebird yang pernah bertelur dan menetas, Anda bisa langsung menyediakan sangkar atau kandang yang berukuran sedikit lebih besar.

Disarankan untuk menyiapkan kandang dengan ukuran panjang 2 meter, tinggi 2 meter dan lebar 1,5 meter. Setelah itu Anda bisa memasukkan 3 ekor Lovebird jantan dan 5 ekor Lovebird betina. Tunggulah selama beberapa hari. Apabila sudah ada tanda – tanda bahwa Lovebird berjodoh, Anda bisa mengambil pasangan Lovebird tersebut untuk kemudian ditempatkan di sangkar lain. Lakukan hal yang sama pada pasangan Lovebird yang sudah menunjukkan reaksi bahwa keduanya berjodoh.

Jika sudah, hal lain yang perlu diperhatikan adalah ketahui pola makan LoveBird. Untuk bisa menghasilkan telur yang berkualitas, sediakan pakan Lovebird yang bergizi. Untuk makanan utama, sebaiknya Anda menyesuaikan dengan habitat asli Lovebird, yakni biji – bijian. Berikan biji – bijian berupa biji kacang, biji jagung, milet dan lainnya. Sebagai pakan tambahan, berikan juga sayur – sayuran seperti kangkung, bayam, sawi dan lainnya. Selain itu Anda juga bisa memberikan buah – buahan segar untuk Lovebird.

Demikian tadi ulasan tentang ciri – ciri Lovebird jantan dan betina lengkap dengan cara menjodohkan atau mengawinkan Lovebird. Bagaimana, apakah Anda sudah siap untuk memulai ternak burung cinta yang penuh pesona ini? Jika iya, pastikan Anda memperhatikan hal – hal di atas ya. Semoga informasi di atas bermanfaat ya.

Artikel Pilihan Editor:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar