Skip to main content

follow us

Untuk melatih mental pada Love Bird gampang-gampang susah, dibutuhkan ketlatenan terutama dari sang empunya. Cara terbaik dalam melatih mental pada burung paruh bengkok ini adalah sejak usia Paud/Balibu. Setidaknya dari usia 3 bulan, karena pada usia ini anakan lovebird sudah mulai bisa ngekek.

Burung Love Bird yang masih muda, sangat tidak disarankan diikutkan dalan ajang lomba. Tetapi menurut sebagian para pakar burung kicau, menggantang lovebird muda di arena lomba bisa melatih mental burung dan juga untuk melihat karakter serta untuk melihat potensi dari anakan lovebird untuk kedepanya, sehingga bisa dicarikan setingan yang pas untuk burung tersebut. Namun, yang pelu diperhatikan adalah agar jangan terlalu sering mengikutkanya dalam lomba karena secara mental jelas anakan lovebird belum sekuat lovebird dewasa, takutnya nantinya malah akan membuat anakan loveburd macet bunyi karena kalah mental.



Cara Terbaik Melatih LB Paud

Tidak semua anakan LoveBird memiliki mental yang baik, karena tentu hal ini dipengaruhi juga dengan karakter indukanya. Pada anakan lovebird dengan mental yang lemah biasanya bisa dilihat dari ciri fisiknya seperti bulu sekitar leher yang terlihat mengempis dan tidak bisa mengembang serta bila diperhatikan lebih jeli seolah olah kepalanya menjadi kecil.

Ciri lainya yang paling gampang diketahui adalah burung terlihat gelisah saat didekati dan tidak mau bunyi. Nah, jika dulor kebetulan mempunyai burung seperti ini harus segera dilakukan penanganan yang tepat untuk bisa memperbaiki mentalnya. Salah satu caranya adalah dengan sesering mungkin membawa burung ke lapangan.

Dulur bisa mengenalkan suasana kontes pada si burung muda ini. Yaitu dengan menggantangnya di pinggir lapangan atau di tenda peserta, yang penting suasananya rame. Dengan demikian sudah pasti secara berangsur burung muda ini akan terbiasa dengan keramaian  di gantangan, sehingga lama kelamaan mental lovebird paud ini semakin kuat sehingga karakter dan kelebihanya mulai berani ditunjukan.

Yang perlu dulur perhatikan adalah saat menggantang di pinggir lapangan, sebaiknya didekaktkan dengan burung yang sejenis dengan usia yang kurang lebih hampir sama. Tujuanya adalah agar burung muda ini sama sama belajar sehingga tidak ada salah satu yang mendominasi sehingga mental tidak makin drop.

Namun bagaimana jika burung dengan usia PAUD tidak ada, ? Jika memang demikian dulur bisa mengakalinya dengan membuka kerodong setengah saja, hal ini bertujuan agar burung tidak tatap muka langsung dengan LB dewasa tersebut yang bisa membuat mentalnya tambah ngedrop.

Artikel Pilihan Editor:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar