Skip to main content

follow us

Kematian pada dasarnya merupakan cara alami yang pasti dilalui setiap mahkluk hidup, tak terkecuali manusia. Maka tak salah jika kadang ada yang sampai mempersiapkan tempat dimana ia bakal dikuburkan nantinya. Namun tidak demikian dengan warga yang tinggal di Longyearbyen mereka yang hidup di kota ini justru punya larangan keras perihal kematian. Jangankan berharap bisa di kubur di kota tempat tinggal mereka,  bahkan jika dirasa sudah tua dan  sakit - sakitan mereka diharuskan pergi dari kota tersebut karena di khawatir kan mereka akan meninggal disana. Karena bagi pemerintah setempat meninggal apalagi sampai di kuburkan di Longyearbyen adalah suatu hal yang melanggar hukum. Dimana hukum tersebut bersifat tertulis dan telah di atur dalam undang - undang pemerintah setempat sebagaimana dilansir dari BBC.

Longyearbyen, sebuah kota pertambangan yang berada di pulau Spitsbergen, kepulauan  Svalbard Norwegia ini memang dikenal sebagai kota dengan cuaca yang sangat ekstrim, bahkan saat musim dingin,  suhu di Longyearbyen bisa mencapai minus puluhan celcius. Karena itulah kenapa kota ini sangat unik dengan berbagai peraturan aneh, hal tersebut semata hanya untuk melindungi warganya agar tetap nyaman tinggal di tempat tersebut. Kota dengan penduduk sekitar 2000 orang ini dihuni oleh para peneliti kutub utara, peneliti minyak dan juga warga Norwegia 

Berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang kota Longyearbyen

Dilarang Melahirkan

Hal ini tentu terdengar aneh bagi kebanyakan orang, mengingat memiliki keturunan merupakan hak dari setiap wanita. Namun tidak di Longyearbyen.  Hal tersebut semata demi keselamatan setiap wanita yang akan melahirkan di tempat itu mengingat Longyearbyen berapa di tempat terpencil dengan fasilitas yang minim. Bayangkan saja hanya ada satu rumah sakit di kota ini jadi jika ada wanita yang akan melahirkan harus dibawa ke Oslo ibukota Norwegia. Bahkan ternyata pelarangan ini tidak hanya bagi penduduk Longyearbyen saja, namun bagi para turis yang tengah hamil dilarang masuk ke kota ini. Uniknya di tahun 2016 lalu untuk pertama kalinya setelah 15 tahun seorang ibu dilaporkan melahirkan di Longyearbyen,seperti dikutip dari detik.com 


Matahari Terlihat Sampai Tengah Malam

Pernah melihat matahari sampai tengah malam? Kalau di Indonesia pasti bikin gempar. Tapi karena ini terdapat di Longyearbyen jadi sesuatu yang biasa. Ini terjadi saat musim panas tiba diantara bulan April sampai Agustus. Jadi di bulan - bulan ini kamu bisa menikmati matahari sampai 24 jam.

Tempat Tinggal Beruang

Tinggal di Longyearbyen merupakan tantangan tersendiri bagi penduduknya, bagaimana tidak selain berada di suhu minus, akses yang serba minim, harus berbagi tempat tinggal pula dengan 3000 beruang. Jumlah ini tentu sangat banyak, mengingat manusia yang tinggal di Longyearbyen hanya berjumlah 2000 ribuan. Akibatnya saat keluar rumah warga diharuskan membawa senjata api, sebagaimana persiapan jikalau beruang tiba - tiba menyerang.

Dilarang Meninggal

Meskipun terdengar aneh namun itulah keunikan Longyearbyen, dimana selain dilarang melahirkan, meninggal pun juga tidak boleh terjadi di sini. Lalu bagaimana jika ada penduduknya yang meninggal dunia?  Cara yang dilakukan yaitu membawa keluarga yang sudah renta atau meninggal dunia keluar dari kota Longyearbyen. Ribet memang namun hal tersebut telah menjadi kebijakan pemerintah setempat. Bahkan jika dilanggar ada hukuman yang siap menanti. Alasan terhadap pelarangan tersebut saat di tahun 1950 dimana ternyata mayat yang di kuburkan di Longyearbyen tidak dapat membusuk karena Permafrost  atau kondisi dimana tanah berada di titik beku 0°C. Hal ini memicu mayat jadi terawetkan secara alami. Akibatnya berbagai macam virus  yang terdapat dalam tubuh jenazah masih hidup karena Permafrost. Hal ini tentu membawa ketakutan sendiri jikalau suhu di tempat ini lebih hangat maka virus dan bakteri akan mencair dan mengancam kesehatan warga. Maka itu kenapa jenazah dilarang untuk dimakamkan di Longyearbyen.

Artikel Pilihan Editor:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar